Pikun adalah situasi dimana seseorang mudah lupa akan berbagai hal di sekelilingnya, misal lupa menaruh barang atau lupa nama orang yang baru saja ditemui. Mudah lupa sebenarnya identik dialami oleh orang lanjut usia, namun tidak menutup kemungkinan dialami juga oleh anak muda. Tentunya ini akan berdampak pada produktivitas Supermoms dalam bekerja dan beraktivitas sehari-hari.
Terdapat beberapa faktor utama yang mempengaruhi seseorang menjadi pikun, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Kurang tidur
Kurang tidur bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan diabetes, yang mana dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Kondisi ini membatasi aliran darah otak sehingga mempengaruhi kemampuan daya ingat. Durasi tidur yang dianjurkan adalah 7-9 jam per hari untuk orang dewasa, pastikan Supermoms tidur yang cukup ya! - Stress, Cemas, dan Depresi
Hindarilah hal-hal yang bisa memicu stress, cemas, dan depresi sebab hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi dan berdampak pada memori manusia. Supermoms harus pintar-pintar dalam manajemen stress dengan cara melakukan kegiatan positif, seperti memasak dan meditasi. - Pola Makan yang Buruk
Tak jarang dari kita tidak memiliki waktu untuk sekedar memasak makanan sehat dan memilih untuk memakan makanan siap saji, padahal makanan siap saji mengandung tinggi lemak jenuh dan lemak trans. Studi terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi lemak trans terlalu sering bisa menyebabkan gangguan daya ingat.
Terlepas dari makanan siap saji, Supermoms perlu selalu memperhatikan kandungan apapun makanan yang dimakan, hindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans. Dan untuk memperkuat daya ingat pilihkan makanan yang mengandung Vitamin B-12 dan asam lemak Omega-3. Memasak menggunakan margarin yang bebas lemak trans juga bisa menjadi pilihan sehat Supermoms, gunakanlah margarin yang diproses tanpa hidrogenasi. Jangan lupa juga untuk melakukan olahraga rutin agar kadar oksigen ke otak meningkat.