Waspada Lemak Trans Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda, Begini Langkah Preventifnya

Pertanyaan dari: -

Dijawab oleh: -

15 November 2024

Serangan jantung tidak mengenal tua ataupun muda, bisa terjadi pada siapapun dan kapapun. Tak sedikit kawula muda Indonesia yang mengalami serangan jantung hingga meninggal dunia, maka dari itu, penting bagi kita semua untuk memiliki kesadaran akan kesehatan jantung sejak dini.

Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K menjelaskan bahwa, “Serangan jantung terjadi ketika adanya penyumbatan total di pembuluh darah koroner secara akut atau mendadak, yang biasanya diawali dengan pembentukan plak di dalam pembuluh darah tersebut. Penumpukan plak itu disebut juga penyakit jantung koroner, yang mana biasanya mulai terjadi sejak usia muda, yaitu di usia dua puluh tahunan atau bahkan belasan.”

Apabila penyakit jantung koroner sudah parah, ciri-ciri yang biasanya akan muncul di antaranya adalah nyeri dada bagian kiri, sesak napas, detak jantung tak beraturan, keringat dingin, bahkan mual dan muntah. 

Apa Faktor Penyebab Jantung Koroner?

“Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi penyumbatan pembuluh darah koroner, di antaranya adalah pola makan yang tidak tepat, kebiasaan merokok, faktor genetik, diabetes, kolesterol, darah tinggi, kegemukan, dan kurang aktivitas fisik.” Ujar dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K.

Bagaimana Cara Agar Terhindar dari Serangan Jantung di Usia Muda?

  1. Pola Makan yang Seimbang
    Perbanyaklah makan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Pilih makanan yang bebas dari lemak trans karena lemak trans berkaitan erat dengan penyakit jantung. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan membunuh kadar kolesterol baik di dalam tubuh, sehingga berpotensi menyebabkan timbunan plak di pembuluh darah  sehingga beresiko serangan jantung.
    “Lemak trans dapat ditemukan dalam jumlah kecil pada daging sapi, kambing, dan produk diary seperti susu dan keju, serta proses pembuatan minyak yang terhidrogenasi parsial seperti margarin. Supermoms sangat dianjurkan untuk memilih margarin yang tanpa proses hidrogenasi.” Jelas dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K.
  2. Pola Gaya Hidup Sehat
    Perbaiki pola gaya hidup dengan cara berolahraga yang teratur minimal 150 menit per minggu. Supermoms bisa membaginya menjadi 5 kali olahraga dalam seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit per sesi. Dan jangan lupa pula untuk istirahat yang cukup ya!

Keyword: jantung, lemak trans, usia muda.

Reference:

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyakit-jantung-koroner 

Pertanyaan Terkait

Please put copy about Forvita BTN here

Margarin vs Mentega, Lebih Sehat Mana?

Pertanyaan dari: -

Dijawab oleh: -

15 November 2024

Pada dasarnya margarin dan mentega memiliki fungsi yang sama, sama-sama bisa digunakan untuk menumis, olesan, membuat kue, atau kebutuhan masak

Baca Jawaban

Makanan Sehari-hari Ini Ternyata Mengandung Lemak Trans Jahat, Lho!

Pertanyaan dari: -

Dijawab oleh: -

15 November 2024

Lemak trans merupakan lemak jahat yang erat akan penyakit kolesterol dan jantung, lantaran dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat sekaligus membunuh

Baca Jawaban

Yuk, sampaikan pertanyaanmu kepada ahli gizi kami

Silakan isi dan lengkapi formulir berikut. Pertanyaanmu akan dijawab oleh ahli gizi pilihan Forvita melalui email dan pertanyaan terpilih akan kami tampilkan di halaman ini.